Pandemi Covid-19 Akar Permasalahan dari Tawuran di SMK Negeri 1 Padang

sumbar.jpnn.com, PADANG - Sosiolog Sumbar Silfia Hanani bepandangan tawuran antarsiswa di depan SMK Negeri 1 Padang terjadi karena minim hubungan tatap muka.
Pandemi Covid-19 yang memaksa sekolah mengadakan pembelajaran daring menyebabkan kesalahpahaman antarsiswa.
Setelah kembali pada proses belajar tatap muka, terjadi perubahan keterkejutan situasi pada siswa yang minim sosial face to face.
"Ini menyebabkan pendangkalan sosialisasi dan komunikasi yang harmonis sehingga mudah memicu kesalahpahaman," kata Silfia Hanani.
Dosen di UIN Muhammad Djamil Djambek ini juga melihat kedangkalan berpikir pada siswa yang terlibat tawuran.
Kedangkalan berpikir ini lahir karena ruang diskusi yang membuat cara berpikir global anak muda semakin minim.
Makna kemanusiaan pun semakin terkikis sehingga mudah bagi mereka untuk melukai orang lain.
"Intinya, mereka kehilangan ruang pendewasaan akibat pandemi Covid-19," terangnya.
Sosiolog Sumbar Silfia Hanani bepandangan tawuran antarsiswa di depan SMK Negeri 1 Padang terjadi karena minim hubungan tatap muka.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News