Sumbar Dihadapkan pada Ancaman Inflasi selama Ramadan

sumbar.jpnn.com, PADANG - Pemprov Sumbar diminta waspada terhadap inflasi yang mengintai Ranah Minang selama Ramadan.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumbar melihat ada indikasi ancaman inflasi di Sumbar.
Menjelang Ramadan sudah ada indikasi kenaikan harga pada komoditas utama penyumbang inflasi di Sumbar.
"Terutama pada pada komoditas cabai merah yang harganya fluktuasi," kata Kepala BI Sumbar Wahyu Purnama, Sabtu (2/4).
Demi memitigasi risiko inflasi selama Ramadan dan Idul Fitri, TPID akan meningkatkan koordinasi antarkabpaten da kota untuk mendorong distribusi bahan pangan.
Kemudian, TPID juga akan meningkatakan pengawasan terhadap harga minyak goreg cuah agar sesui dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca Juga:
TPID juga akan memastikan kenaikan harga minyak goreng kemasan berada pada rentang harga yang wajar.
Wahyu Purnama memaparkan pasokan minyak goreng di Sumbar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Menjelang Ramadan sudah ada indikasi kenaikan harga pada komoditas utama penyumbang inflasi di Sumbar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News