Ninik Mamak Minangkabau Haramkan Menag ke Ranah Minang
"Kalau masih berani sebelum menarik ucapan dan meminta maaf pada umat, saya pastikan (dia) tidak akan kembali lagi ke Jakarta," kata Fauzi.
Fauzi Bahar menjelaskan ucapan Gus Yaqut terkait gonggongan anjing merusak batin umat Islam.
Apalagi masyarakat Minangkabau yang memiliki falsafah hidup Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Filosofi itu memiliki arti bahwa orang Minangkabau pasti beragama Islam dan azan adalah panggilan salat.
"Jangan sampakan dengan lolongan anjing," tegasnya.
Menurut Fauzi Bahar pernyataan Gus Yaqut tersebut melukai hati orang Minangkabau yang menganut Islam.
"Jangan coba-coba injak tanah Minangkabau, ini Islam sejati, Menteri Agama sudah berlebihan," tegasnya lagi.
Fauzi melanjutkan Gus Yaqut sudah menyalahgunakan wewenang yang diberikan Presiden Joko Widodo.
Ucapan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuat kontroversi dengan ucapan yang mengiaskan suara azan dengan lolongan anjing.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News