Sumbar Ekspor 670 Kilogram Cecak Kering ke Hongkong

sumbar.jpnn.com, PADANG - Sebanyak 670 kilogram cecak kering akan diekspor ke Hongkong.
Pengeksporan cecak ini dilakukan oleh CV Amanah Murasaki. Jumlah yang diekspor kali ini dua kali lebih banyak dari sebelumnya.
Masyarakat Hongkong percaya cecak kering bisa dijadikan obat herbal Tiongkok dan mampu menyembuhkan penyakit.
Kepala Balai Karantina Pertanian Padang Iswan Haryanto mengatakan cecak kering dari Sumbar merupakan primadona untuk diekspor ke luar negeri.
"Nilai jual cecak ini tak main-main, harganya cukup tinggi," kata Iswan.
Masyarakat Hongkong sangat mempercayai cecak kering dapat mengobati penyakit ringan hingga berat seperti asma, batuk, wasir, gangguan pencernaan, dan penyakit kulit.
Melihat potensi ini, Iswan menilai ekspor cecak bisa membatu perekonomian Sumbar sebab reptil tersebut sangat mudah ditemukan.
Saat ini cecak yang akan diekspor tersebut sudah masuk tahap pemeriksaan dan dalam proses pembuatan sertifikat karantina berupa surat keterangan asal hewan.
Masyarakat Hongkong percaya cecak kering bisa dijadikan obat herbal Tiongkok dan mampu menyembuhkan penyakit.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News