Nusron Wahid Ingin Tradisi Suluak Dilestarikan

sumbar.jpnn.com, PADANG - Wakil Ketua PBNU Nusron Wahid menekankan agar tradisi kaum sholihin, suluak, dilestarikan.
Tradisi suluak itu merupakan ciri khas Nahdlatul Ulama (NU) yang semakin sedikit diminati.
Revitalisasi tradisi lama ini merupakan suatu yang baik, namun bukan anti pada hal baru.
Belakangan banyak kesalahan terjadi, tradisi lama selalu digugat karena silau pada hal yang baru," kata Nusron Wahid saat melantik cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.
"Banyak yang silau dengan pemahaman baru dan menganggap semuanya yang baru itu baik," kata Nusron Wahid.
Dia mengimbau seluruh pengurus PCNU Kabupaten Pasaman untuk mengingat pentingnya pengaderan.
Jenis pengaderan yang ditanamkan kepada generasi muda Nahdliyin yakni kemampuan keagamaan, kepakaran dalam birokrat, kepemimpinan dan politik.
Soal politik ini, Nusron Wahid mengingatkan agar warga NU tidak apriori.
Wakil Ketua PBNU Nusron Wahid menekankan agar tradisi kaum sholihin, suluak, dilestarikan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News