Santriwati Ponpes Sumatera Thawalib Parabek Meninggal usai Terjatuh dari Loteng Lantai Enam

Gedung asrama putri yang menampung 500 santri itu memiliki ketinggian sekitar 18 meter.
Kabag Humas Ponpes Sumatera Thawalib Parabek Taufik Hidayat mengatakan pihaknya lalai karena tidak menginformasikan kejadian ke kepolisian.
Pihak pengurus sibuk mengurus santriwati yang meninggal karena terjatuh dari lantai enam gedung asrama putri.
"Kami mengakui kelalaian kami. Baru hari ini kami melapor ke kepolisian dan Kementerian Agama. Kami memastikan tidak ada unsur kesengajaan menyembunyikan kejadian," ungkapnya.
Keluarga korban juga menerima ikhlas anaknya meninggal pada kejadian itu.
"Kami sudah menemui pihak keluarga korban di Painan. Korban juga sudah dimakamkan kemarin, Selasa (2/8), Keluarga ikhlas karena murni musibah," ucapnya. (antara/jpnn)
Pihak kepolisian menyelidik penyebab kematian seorang santriwati yang terjatuh dari loteng lantai enam Pondok Pesantren (Ponpes) Sumatera Thawalib Parabek.
Redaktur & Reporter : Ade Keno
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News