Abrasi di Sumbar Mengkhawatirkan, Walhi: Perlu Ada Kebijakan Pemerintah

sumbar.jpnn.com, PADANG - Abrasi di Sumbar kian mengkhawatirkan. Air laut menghabiskan daratan empat meter per tahun.
Di pantai Jambak, Kota Padang, abrasi hampir menggerus pekarangan rumah masyarakat.
Kepala Departemen Advokasi Walhi Sumbar Tomy Adam mengatakan abrasi ini terjadi karena eksploitasi dan tata kelola yang buruk.
"Masih banyak alih fungsi lahan menjadi objek wisata dan pemukiman masyarakat," kata Tomy.
Selain itu, pembangunan infrastruktur tidak mempertimbangkan daerah sepadan yang merupakan faktor terjadinya abrasi.
Tomy menyarankan pemerintah membuat kebijakan dan langkah yang serius menangani abrasi.
Baca Juga:
"Abrasi ini tidak bisa selesai dengan batu pemecah ombak. Kebijakan yang jelas dan tegas harus ada," terangnya.
Kemudian, penegakan hukum yang tegas oleh aparat juga perlu dilaksanakan.
Abrasi di Sumbar kian mengkhawatirkan. Air laut menghabiskan daratan empat meter per tahun.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News