Penghormatan Lintas Agama saat Melepas Kepergian Ulama Minangkabau

Sabtu, 28 Mei 2022 – 08:09 WIB
Penghormatan Lintas Agama saat Melepas Kepergian Ulama Minangkabau - JPNN.com Sumbar
Romo Paroki Gereja Katholik Kumetiran Yohanes Dwi Harsanto (kedua kanan) mendoakan almarhum Buya Ahmad Syafii Maarif saat prosesi penyemayaman di Masjid Gede Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/5/2022). Foto: Antara

Sampai bertemu awak media, Buya Syafii memberikan keterangan dan mengutuk penyerangan itu.

Peristiwa ini membekas di benak Yohanes. Dia melabeli Buya Syafii Maarif sebagai Bapak Penuh Perdamaian.

"Almarhum tidak sekadar menunjukkan kepedulian antaragama di Indonesia melalui tulisan atau pidato, Buya menunjukkannya dengan perbuatan," ungkap Yohanes.

Sejumlah biksu juga hadir. Mereka berjubah kuning, berdiri khidmat tak jauh dari serambi Masjid Gedhe Kauman.

"Kami merasa kehilangan tokoh bangsa yang selama ini kami teladani," kata Sekretaris Wilayah DIY Sangga Agung Indonesia Biksu Badra Paluh Tera.

Menurutnya Buya Syafii merupakan tokoh muslim yang selalu mengangkat nilai nasionalisme.

Almarhum merangkul dan mengayomi semua siku, ras, dan agama.

Buya Syafii Maarif dimakamkan di Taman Makam Hunusl Khotimah di Dusun Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. (antara/jpnn)

Tak semua yang beragama Islam saat melepas jenazah Ahmad Syafii Maarif.

Redaktur & Reporter : Ade Keno

Facebook JPNN.com Sumbar Twitter JPNN.com Sumbar Pinterest JPNN.com Sumbar Linkedin JPNN.com Sumbar Flipboard JPNN.com Sumbar Line JPNN.com Sumbar JPNN.com Sumbar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News