Wabah PMK Mempengaruhi Stok Sapi Kurban Menjelang Iduladha

Syahrial Kamat memastikan 1.000 sapi yang sudah masuk ke Kota Padang dipastikan memiliki SKKH dan surat asal hewan.
Terkait pemeriksaan hewan kurban, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada panitia di masjid se-Kota Padang.
Jika ditemukan keraguan terhadap hewan kurban, panitia bisa melapor ke Dinas Pertanian Kota Padang untuk pemeriksaan.
"Bagi hewan kurban yang datang dari luar akan dilakukan karantina selama 14 hari di kandang yang terpisah," ungkapnya.
Syahrial Kamat mengimbau agar masyarakat tidak takut memakan daging sapi yang terkena virus PMK.
Virus itu bukanlah penyakit yang bisa menular kepada manusia.
Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Kota Padang, Sofia Hariani, meminta panitia kurban menangani daging sapi dengan benar.
Bagian kaki dan kepala sapi harus dibakar atau dikubur. Bekas darah sembelihan harus ditimbun dengan tanah agar tidak menularkan PMK.
Wabah PMK yang terus marak mempengaruhi kebutuhan sapi kurban untuk Iduladha 1443 Hijriah di Kota Padang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News