BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Tengah Musim Kemarau 2022

IOD negatif sudah berlangsung dari Juni 2022 dan diperkirakan bertahan sampai akhir tahun.
Baca Juga:
Dia menambahkan analisis terhadap variabilitas suhu muka laut Indonesia menunjukkan kontribusi besar dari pemanasan global.
Hal ini sudah terjadi sejak pertengahan Apri 2022 yang disebabkan proses alamiah fenomena La Nina.
"Kondisi ini menunjukkan anomali iklim yang dirasakan di Indonesia merupakan bagian indikasi dampak perubahan iklim," terangnya.
Kondisi SML Indonesia ini akan terjadi hingga Oktober-November 2022
Sampai periode November 2022, potensi pembentukan siklon tropis di Indonesia bagian utara masih cukup signifikan.
Dampaknya, kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Indonesia masih harus diwaspadai terutama pada bagian utara ekuator. (antara/jpnn)
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkap faktor hujan di tengah musim kemarau 2022.
Redaktur & Reporter : Ade Keno
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News