BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Tengah Musim Kemarau 2022

sumbar.jpnn.com - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkap faktor hujan di tengah musim kemarau 2022.
Dia mengatakan hujan di tengah musim kemarau disebabkan menghangatnya suhu muka laut (SML) Indonesia.
Kemudian, fenomena La Nina masih aktif dan terjadinya iklim Indian Ocean Dipole (IOD) negatif.
Menghangatnya SML di Indonesia menyebabkan peningkatan kadar uap air di atmosfer sehingga potensi terbentuknya awan hujan meningkat.
Fenomena La Nina yang masih aktif berkontribusi meningkatkan curah hujan karena menyebabkan suplai uap air dari arah Samudra Pasifik.
"IOD yang negatif menyebabkan peningkatan suplai uap air dari arah Samudra Hindia," kata Dwikorita.
Analis Klimatologi BMKG Supari menjelaskan fenomena La Nina berada pada intensitas lemah.
Indeks fenomena LA Nina ini sebesar -0.91 dan diperkirakan berlanjut hingga periode September-November 2022.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkap faktor hujan di tengah musim kemarau 2022.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News