Ternyata Ini Masalahnya Investor Sulit Masuk ke Sumbar

Selasa, 05 Desember 2023 – 14:38 WIB
Ternyata Ini Masalahnya Investor Sulit Masuk ke Sumbar - JPNN.com Sumbar
Ketua harian LKAAM Amril Amir (tengah) dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Harif Amali dalam diskusi Pemanfaatan Panas Bumi di Sumbar.

sumbar.jpnn.com, PADANG - Sumbar termasuk provinsi yang tertinggal dibandingkan provinsi lain dalam hal investasi dan pembangunan.

Penyebabnya, rata-rata tanah yang ada di Sumbar merupakan ulayat yang dikuasai oleh niniak mamak dan diperuntukkan untuk kaum, adat, suku dan nagari.

Setiap investor yang ingin masuk selalu terhambat oleh proses ini hingga berlarut-larut.

Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Amril Amin, mengatakan saat investor susah masuk, yang disalahkan selalu pemerintah.

Padahal, kesalahan juga ada pada tataan niniak mamak.

"Pemerintah juga demikian, mereka sudah membuat perjanjian terlebih dahulu dengan investor, namun belum duduk dengan pemilik ulayat," kata Amril.

Kemudian, lanjutnya, sosialisasi dari niniak mamak ke masyarakatnya juga tidak lancar sehingga keributan terjadi.

Persoalan lain yang kerap terjadi dan membuat investor kesulitan masuk ke Sumbar adalah bagi hasil.

Sumbar termasuk provinsi yang tertinggal dibandingkan provinsi lain dalam hal investasi dan pembangunan.
Facebook JPNN.com Sumbar Twitter JPNN.com Sumbar Pinterest JPNN.com Sumbar Linkedin JPNN.com Sumbar Flipboard JPNN.com Sumbar Line JPNN.com Sumbar JPNN.com Sumbar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News