Proklamator Kampanyekan Kecaman pada Pelecehan Perempuan

Alumni Universitas Bung Hatta ini juga menjelaskan, teatrikal yang ditampilkan kesenian proklamator ini sekaligus berkampanye tentang pengecaman terhadap pelecehan seksual.
Menurutnya, belakangan ini angka kekerasan seksual di Sumatera Barat (Sumbar) semakin meningkat.
Kasus terakhir, kata Muthia, pelecehan seksual yang dialami seorang anak oleh ayah tirinya.
Kasus itu terjadi Sumbar baru-baru ini.
Terbaru, seorang anak 13 tahun yang dilecehkan oleh empat orang di atas truk selama 12 jam.
"Inilah yang membuat saya sedih sebagai seorang perempuan," katanya lagi.
Aktor pementasan teatrikal Kesenian Proklamator, Putri Fadillah Azzahra, mengatakan korban pelecehan seksual membutuhkan dukungan dari semua orang.
Dia berharap, semua orang mendukung korban pelecehan itu.
Kasus kekerasan seksual terus meningkat dari hari ke hari.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News