Guru Besar Unand Menyayangkan Geothermal di Sumbar Belum Tergarap Maksimal

Selasa, 07 November 2023 – 20:47 WIB
Guru Besar Unand Menyayangkan Geothermal di Sumbar Belum Tergarap Maksimal - JPNN.com Sumbar
Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Harif Amali Rivai, sangat menyayangkan energi panas bumi atau geothermal di Sumbar belum tergarap maksimal.

Pengelolaan geothermal di daerah itu malah memberikan dampak positif terhadap perekonomian kabupaten tersebut.

Selama setahun, ada sekitar Rp 70 miliar lebih Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke Solok Selatan.

Harif menyarankan agar pengelolaan geothermal di Sumbar lebih dikedepankan.

Di Kabupaten Solok, tepatnya di kaki Gunung Talang, geothermal seharusnya bisa dikelola.

Sayangnya, masyarakat setempat banyak yang menolak karena isu dampak negatif proyek tersebut.

"Pemerintah daerah perlu menyelesaikan persoalan sosial yang terjadi di daerah itu. Hal ini dapat menghambat investasi masuk. Masyarakat juga perlu disadarkan tentang pentingnya investasi masuk," jelasnya.

Dia menjelaskan, selama persoalan sosial masih terjadi di lokasi investasi, maka investor akan sungkan masuk.

Pemerintah daerah perlu mengambil sikap dan berperan aktif memberikan penyadaran terkait dampak ekonomi untuk masyarakat seperti penyerapan tenaga kerja lokal dan sebagainya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Harif Amali Rivai, sangat menyayangkan energi panas bumi atau geothermal di Sumbar belum tergarap.
Facebook JPNN.com Sumbar Twitter JPNN.com Sumbar Pinterest JPNN.com Sumbar Linkedin JPNN.com Sumbar Flipboard JPNN.com Sumbar Line JPNN.com Sumbar JPNN.com Sumbar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Sumbar di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia